CHICK DAY 2018: Raising Broilers Without Antibiotics

Pada awal tahun 2018 ini, pemerintah telah melarang penggunaan Antibiotic Growth Promotor atau yang disebut AGP ke dalam pakan unggas.

Pada awal tahun 2018 ini, pemerintah telah melarang penggunaan Antibiotic Growth Promotor atau yang disebut AGP ke dalam pakan unggas. Melatarbelakangi hal tersebut, CHICK DAY tahun ini mengangkat tema “Raising Broiler Without Antibiotics” dengan menghadirkan pembicara handal di bidang nya. Dihadiri dari kurang lebih 200 peserta yang merupakan pelanggan hatchery dan broiler Ceva, acara CHICK DAY 2018 kali ini juga dimeriahkan dengan adanya sesi Ceremony Award Quality Recognition C.H.I.C.K Program di tengah-tengah acara.

Gambar 1. Peserta CHICK DAY 2018 yang merupakan customer hatchery dan broiler di berbagai wilayah Indonesia

Acara dimulai oleh Dr. Marcelo Paniago, Veterinary Service Ceva Animal Health Asia yang membawakan materi mengenai “The Role of Vaccination on Broilers Raised Without Antibiotics”. Dengan detail beliau menjelaskan bahwa dibutuhkan program terintegrasi yang saling mendukung satu sama lain, sehingga dapat membantu dalam menghadapi tantangan memelihara broiler tanpa menggunakan AGP. Vaksinasi adalah salah satu bagian dari program tersebut. Pada kesempatan yang sama, Marcelo juga menjelaskan hasil data di Malaysia dan Brazil, dimana dengan menggunakan vaksin Cevac IBird dapat membantu pengurangan pemakaian medication dalam hal ini antibiotic.

Gambar 2. Dr Marcelo dalam presentasi nya mengenai peran vaksinasi

Pembicara selanjutnya adalah drh. Ayatullah M Natsir, Technical & Marketing Ceva Animal Health Indonesia yang menyampaikan materi mengenai program unggulan Ceva di hatchery yaitu C.H.I.C.K program. Merupakan singkatan dari “Ceva Hatchery Immunization Control Keys”, Ayatullah menyampaikan bahwa tujuan utama bersama adalah untuk memastikan bahwa semua ayam divaksinasi dengan baik. Program ini meliputi lima tahapan prosedur, mulai dari perawatan vaksin, teknik vaksinasi, perawatan peralatan, audit dan monitoring dan yang terakhir training rutin.

Gambar 3. drh Ayatullah menjelaskan pelayanan unggulan yang dimilik oleh Ceva

Kemudian dilanjutkan pada puncak acara yaitu Ceremony Award Quality Recognition C.H.I.C.K Program berupa penyerahan simbolis dari Bureau Veritas Indonesia kepada Ceva Animal Health Indonesia. Tepatnya pada tanggal 17 Desember 2017 silam, Ceva Indonesia resmi mendapatkan pengakuan dari Bureau Veritas (pihak independent) untuk Quality Recognition C.H.I.C.K Program. Pengakuan ini mengakui bahwa kebijakan, praktik dan prosedur yang diterapkan oleh tim Vaccination Services and Equipment Ceva memiliki konsistensi kualitas dalam pelayanan ketika di hatchery para pelanggan Ceva.
Materi terakhir disampaikan oleh Amin Suyono, Regional Technical Manager Cobb Vantress Asia Pacific dengan topik “Raising Broiler Without Antibiotics: Biosecurity and Management Perspective”. Beliau menekankan bahwa keberhasilan pemeliharaan management tanpa antibiotic terletak pada kerjasama semua departemen mulai dari breeder, hatchery maupun broiler farm. Kesuksesan acara CHICK DAY tahun ini terlihat dari antusiasme para peserta pada sesi tanya jawab.

Gambar 4. Amin Suyono dari Cobb Vantress Indonesia merupakan pembicara terakhir dalam acara CHICK DAY 2018

Gambar 5. Ceremonial penyerahan Attestation Quality of Recognition untuk C.H.I.C.K program oleh Bureau Veritas Indonesia kepada tim Ceva Indonesia

Last update: 16/03/2018

Kembali ke atas